Ketawa Orang Yang Beriman Sangat Indah

Daftar Isi
Cerita ini saya ambil dari kutipan film di SCTV di bulan rahmadan puasa pembuka pertama kali. Ada dua tawa manusia yakni ketawa orang yang beriman dan ketawa orang yang lepas.
Film yang saya tonton bertema agama islam (islami). Ketawa Orang Yang Beriman Sangat Indah saya dapatkan di akhir film. Jadi ceritanya sperti ini awalmulanya.

Awalnya orang tersebut jahat, pemabok, selalu buat ulah dengan orang lain sebuat saja dengan Sobri. Soberi adalah orang yang memberikan pinjaman di desa dengan menarik bunga uang yang sangat tinggi, bila setiap bulan tidak dibayar bunga akan menjadi dua kalilipat dengan jamian sertfikat rumah dan berkas yang lain yang bisa di jadikan jaminan pijaman.

Sifat sobri di mata Allah kurang baik berbeda dengan sang istri sobri dan anaknya yang sangat alim taat kepada perintah serta larangan Allah.

Sang istri dan anak selalu memberi saran untuk berhenti dalam meminjamkan uang dengan bunga yang tinggi karen ada tetangga yang mulai mengucilkan istri juga anak sobri, rasa takut mulai mucul. Di ketika makan malam bersama sang istri berbcara kepada sobri "yah tadi ada warga yang menceletuk dengan ucapan yang kurang bagus di telinga", sobri bilang apa ? siapa orangnya ? sang istripun hanya bilang "yah besok berhenti dulu untuk meminjamkan uang kepada warga ya", sobri pun hanya dia dan meneruskan makan.

Di hari berikutnya sobri memikirkan ucapan sang istri untuk berhenti meminjaman uang dengan bungga yang besar waktu di taman. Sepulang dari taman sobri tiba-tiba terserempet motor dari belakang warga yang melihat soberi sedang terkena musibah menyukurkan itu balasan dari ulah yang jahat kepada orang lain atau tetangganya.

Yang menolong sobri adalah pak ustad sampai di antar ke rumah sobri, sang istri dan anaknya terkejut sobri kenapa bisa terjatuh sakit. Pak ustad pun berbicara "tadi waktu di jalan sobri di serempat motor dari belakang dan pelakunya langsung lari", ini sobri lukanya juga tidak terlalu parah di kompres dengan air hangat besok sudah membaik, akhirnya saran dari pak ustad di lakukan dan pak ustad berpamitan untuk pulang.

Di dua hari kemudian alhamudillah luka sobri sudah sembuh, mulai melakukan ativitas seperti biasanya meski belum bisa melakukan semua aktivitas seperti biasanya. Sobri pun menyendiri lalu di hampiri pak ustad yang membantu waktu sedang terkena musibah. Sobri berkata "pak ustad apakah yang saya lakukan ini salah" pak ustad berkata "manusia di dunia ini pasti melakukan kesalahan, ketika perbuatan itu salah meminta ampun ke Allah, agar perbuatan yang sudah kamu lakukan dalam di maafkan oleh orang lain dan Allah." Lanjut Sobri dan pak sutad berbicang tentang perbuatan yang baik dan dosa di dunia. Setelah selesai perbincangan sobri bergegas pulang kerumah.

Di tentang malam sobri memikirkan omongan pak ustad bagimana berbuat baik dan menghapus dosa yang sudah di lakukan. Di malam ini sobri sangat sulit tidur karena memikirkan memperlakukan orang lain dengan semen-menanya agar mau meminjam uang dengan bunga yang tinggi dengan jaminan sertifikat tanah rumah.

Di pagi hari sobri berbicara dengan sang istri "bun ayah ingin bertabut dan mendekatkan diri kepada Allah, tolong bantu tuntun ayah ya bun." Sang istri terkejut dan merasa senang sang suami berbuh menjadi orang yang alim, bersikap baik, dan mulai mendekatakan diri kepada Allah yang selalu di impikan sang bunda.

Di jalan tiba-tiba ketemu preman yang dulu menjadi anak buah sobri untuk menarik uang pinjaman dari orang lain dalam keadaan mabuk. Sobri hanya berjalan terus dan membiarkan mereka mabuk sang preman pun memanggil sobri untuk kembali bersenag-senang seperti dulu menimakti hidup dengan kesanagan dunia yang di inginkan tanpa ada laranga orang lain. Sang preman bergegasa masuk ke dalam tempat tongkrongan dulu, sobri pun berfikir panjang dan memikirkan kesenagan yang tidak ada larangan, berbeda dengan sekarang setiap melakukan kesangan maka harus meikiran larangan apakah di perbolehkan atau tidak. 

Lalu sobri akan beranjak ke dalam tiba-tiba pak ustad muncul selalu memebri nasihat seperti sifat malaikat, bila engakau melakukan hal itu maka kamu akan jauh dengan Allah. Sobri mengucapkan dengan intonasi yang tinggi aku selalu tertimpa musibah banyak sekali masalah yang saya hadapi setelah berbuat baik. Pak ustad pun berkata, "Di dunia ini manusia diuji keimananya kepada Allah apakah engkau masuk neraka atau surga Allah. Hanya sifat dan perilaku yang akan menyelamatkan kiat di akhirat nanti". Raut muka sobri dengan keadaan sendih, lalau kembali pulang ke rumah.

Ketawa Orang Yang Beriman Sangat Indah seperti "Senyuman dengan ketawa kecil yang indah saat di pandang" berbeda dengan tawa yang termahak-mahak itu adalah ketawa kepuasan diri.

Penulis: Anang_at
Anang_at
Anang_at Belajar dari hal kecil, ingin menjadi orang Berhasil. Optimis, pasti bisa mencapai apa yang di inginkan.

Posting Komentar