Notifikasi
Tidak ada notifikasi baru.

Agama Islam Terbagi Menjadi Beberapa Golongan

alasan agama islam terbagi menjadi beberapa glongan
Judul : Agama Islam Terbagi Menjadi Beberapa Golongan
Penulis : Kang Kenong
Editor : Mul Kacip
Jenis Cerita : Fiksi

Cerita yang dibuat bersifat Fiksi (imajinasi), dimohon pembaca tidak terbawa ke dalam suasana cerita. Tulisan cerita bersifat informasi dan bacaan ringan untuk pengetahuan.

Selamat membaca,

Apa itu golongan?

Golongan dapat di katakana kelompok (orang/suatu jenis) jadi kumpulan seklompok orang, yang saya jadikan contoh adalah orang. Arti Golongan adalah satu kumpulan sejenis, yang dapat dibedakan dengan suatu ciri-ciri tertentu.

Apa perbedaan Golongan dan Organisai?

Dari kedua kata tersebut, saling berdampingan untuk menyukseskan tujuan dari golongan. Golongan dapat dibuat dengan mudah secara resmi dan tidak resmi. Yang resmi harus menyertakan Organisai (pangkalan), kalua yang tidak resmi hanya membutuhkan solidaritas saling percaya sejalan dalam misi tertentu. Golongan sama halnya sekumpulan kecil.

Golongan yang sudah terbentuk menjadi organisasi memiliki pangkalan yang artinya golongan ini sudah resmi disahkan oleh undang-undang, memungkinkan dapat berkembang cepat secara luas. Kelompok golongan ini sudah memiliki kebijakan dan aturan yang sudah resemi disahkan oleh uu negara, meungkinkan tujuan golongan akan tercapai (plaining progress).

Golongan yang sudah terbentuk menjadi organiasi memiliki SK (surat keputusan) tertulis resmi yang disahkan oleh petugas lembaga negara di haruskan memiliki pangkalan (kantor) utama dan cabang. Dengan adanya SK resemi golongan sudah berifat final adanya, konkret yang dapat dilihat secara fisik dan ketika dijalankan atau terjadi problem dapat diluruskan dengan undang-undang yang sudah disahkan, semua  dapat di pertanggung jawabkan.

Inti Cerita

Ketidak puasan menurut diri (mencetuskan ide) gagasan baru yang tidak digunakan padahal itu yang bagus, terbaik menurtnya versinya. Sebab ide yang tidak dipakai memungkinkan mengutamakan ide dari suatu golongan tertentu. Ini awal mula penyebab golongan agama islam yang terbagi menjadi beberapa kelompok. Juga dapat disebakan penindasan secara halus yang artinya tidak di gubris, hanya diguakan untuk tameng dalam mencapi suatu tujannya.

Agama islam tetap satu yaitu ISLAM, jika terbagi menjadi beberapa group dapat dikatakan ingin mencapi suatu pencapain tertentu tentang kebaikan menuju ajaran agama islam.

Di sinilah awal mula pecahnya suatu solidaritas antar golongan. Jika ada sutu pencapian tertentu maka solidaritas ini akan menyatu dengan alasan mutulisme (menguntungkan).

Jangan kaget, hal ini sudah terjadi ketika berdirnya agama islam. Lihat sejarah setiap agama, golongan pasti ada mungkin bukan disebut golongan tetapi dengan Bahasa lain (kata, kalimat).

Saya lihat dari fiksi, golongan ada dua type yakni golongan keras dan golongan bebas. Golongan keras harus mengikuti aturan yang sudah sesuai dengan kebijakan dari pendiri (ketua), jika melanggar akan medapatkan hukuman yang sudah di tentukan secara permanen dan Golongan bebas yang artinya masih memiliki kebebasan, ketika keluar jalur memungkinkan akan di maafkan dengan sayarat ia akan memperbaiki kesalahan menuju ke baikan dengan kebijakan dan aturan (perimbangan-pertimbangan) yang sudah di tetapkan.

Golongan agama di jaman modern juga akan menjadi kedok untuk mencapai suatu tujuan yang saling menguntukan. Di sinilah, kita harus benar-benar bisa memilih memilah mana yang baik untuk diri kita dan orang lain. Bagimana cara kita bisa memilih agama yang benar? Kita harus mempelajari point penting dari semua agama, lalu belajar toleransi maka jiwa keagamaan kita tidak mudah goyah ketika ada orang yang cerita agama mana yang benar dan mana agama yang salah atau mana golongan yang salah mana golongan yang benar.

Semua manusia berdoa kepada Tuhan tidak ada yang lainya. Cerita tentang Tuhan; tentang kebaikan, cara hidup sehari-hari secara agama (kenikmatan), ingin bertemu kepada tuhannya.

Ketika sudah masuk dalam golongan usahakan mematuhi kebijakan dan aturan. Tetapi perlu di ingat itu bukan utama dari segalanya. Agam yang sempurna adalah agama keluarga yang mana di pupuk menggunakan ajaran kitab TuhanNya. Ketika agama diterapkan di keluarga dengan baik ridho Tuhan akan menyerati.

Penutup

Kata Allah saya ganti dengan Tuhan agar semua orang dapat membaca secara leluasa tidak sepihak. Belajar agama buka dari ia pandai dalam agama, tetapi belajarlah dari sari-sari kalimat yang sudah di ucapkan semua itu harus di singkronkan dengan Al-Kitab setiap agama masing-masing.

Terima kasih sudah membaca.
Cerita Fiksi
Join the conversation
Post a Comment