Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Manusia Tak Sempurna, Karena Duniawi

Baru belajar membuat cerita pendek, bantu koreksinya. Saran & Masukanya.

Yuk, Baca sambil

Tentang Kisah Cerita
Berawal dari biak saat dini belum mengenal tentang dunia luar, setelah tau asyiknya dunia luar melakukan segala hal demi kepuasan diri. Akhirnya ia kembali menjalani seperti waktu dini untuk menjalani hidup demi ketenangan.

.... Selamat Membaca .....
Fikiran ku kosong, tidak tau apa yang harus aku lakukan. Tidak ada plaining, itu yang sedang aku rasakan. Aku menjalani hidup ini hanya monoton yang sudah terjadwalkan seperti Kerja, aktivitas rumah dan sisianya hanya untuk kesenangan juga tidur ber hari-hari. Apakah kalian juga seperti aku?

Aku melakukan seperti ini karena sudah merasakan Pahit juga Susah di waktu muda, banyak sekali problem masalah yang aku hadapi hingga saat ini. Itu adalah memen-moen yang sangat berharga bagiku sampai sekarang terkadang masih teringat diwaktu luang atau santai sendirian sambil di temani segelas kopi sambil rokokan.

Dulua diwaktu remaja ku habiskan untuk mencari tau hal-hal yang ingin aku tau juga orang lain ingin tau. Aakhirnya tidak semua terjawab dengan sempurna ada yang setengah jalan ada yang baru ku baca judulnya. Setidaknya aku sudah tau informasi dari beberapa sumber juga logika fikiran yang benar nyata saat orang lain melakukan hal tersebut.

Saat Kecil
Dulu diwaktu kecil setiap sore rutinitas ngaji tidak menginggalkan sholat 5 waktu dan sholat sunah yang dianjurkan oleh guru ngaji. Dulu sering mendengarkan siaran tentang agama dan membaca buku keagamaan menceritakan tentang kehidupan manusia juga tingkah-tingkah manusia di duniawi.

Beranjak Dewasa
Setelah masuk ditingkat sekolah, mulai mengenal dunia luar yang sangat mengasyikan hingga lupa waktu. Waktu yang sangat padat melakukan kebaikan, melakukan kesenangan diri yang mungkin itu dilarang agama ku. Mulai dari itu aku berfikiri “Ingin merasakan isi dunia”. Mulailah selalu mengucapkan pada diri “Apa yang semua aku lakukan ini, bertujuan untuk mengetahui kenyataan yang berada di dunia, apakha ia nyata Perkataan orang itu”. Semua yang sedang akulakukan aku anggap ini adalah “Ilmu baru yang aku dapat”. Tidak ada kata “Dosa”, namaun selalu berucap kepada Tuhan ku “maafkan jika aku melakukan yang salah, selalu bimbing diriku kejalanmu”. Setelah semua hal yang sudah aku lakukan muali dari Kebaikan dan membuat Dosa, mulai berfikir “tidak ada manusia di dunia ini yang salah”, ku menganggap “itu adalah jalan setiap manusai yang sudah dikodratkan Tuhan-nya”.

Akhinya kisah ini ku jalani dengan kenyataan yang sudah diberikan oleh Tuhan. Yang mana jika itu benar akan aku katakan benar, jika itu salah akan aku katan salah, namun jika ada pertanya itu bukan hak untuk mengungkapakan akan ku jaga “biarlah aku, dia dan Tuhan yang tau ini semua”.

Sekarang sampai saat ini
Kini “Ku” mencoba mejalani semua dengan kenayatan nayata. Sekarang memulai menjalani dengan Agama ku meski masih berlajar. Belajar menerima kesahalan pada diri, belajar tidak menyalahkan orang lain meski ia benar salah, mencoba menyalahkan diri dengan meminta maaf juga belajar segera membenarkan, berteman kepada semua orang entah itu (baik, jahat, jelek) ku anggap semua sama di hadapanku.

Udah di jawab, eh malah Ngeyel
Pernahgak sih, temen kalian bertanya sudah di jawab malah membuat stadmen sendiri. Bisa dikatan heem sok tau juga kurang baik, ya udahlah mending diam. Hal ini menerapkan diri sendiri, jika di percaya terima kasih, jika tidak di percaya ia terima kasih. Aku selalu menghormati pedapat dan keputusan orang lain karena semua itu akan dipertanggung jawabkan pada bagian-bagian tersebut.

Tidak mudah untuk menjaga diri. Hal ini aku reungkan dari kisah perjalanan dari awal hingga saat ini. Cerita, sikap, perilaku seorang manusia memang haya seperti itu tidak ada yang lain. Di mana puntempat hal itu juga terjadi sama persis. Jadi jangan kaget ya, selalu lakukan yang baik dan terbaik.

Tentang Tulisan ini,
Kisah ini saya buat hanya dari logika yang mungkin kurang tepat atau pas untuk Anda. Tujuan dibuat haya untuk mengisi waktu luang menjadi teman bacaan Anda.

Terima kasih sudah membaca sepengalan Tulisan jelek yang saya buat ini.

Salam,
~ Anang_at ~
Anang_at
Anang_at Belajar dari hal kecil, ingin menjadi orang Berhasil. Optimis, pasti bisa mencapai apa yang di inginkan.

Post a Comment for "Manusia Tak Sempurna, Karena Duniawi"