Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengorganisasian Pramuka Siaga dan Materi Latihan Siaga

Pengorganisasian Pramuka Siaga
Dalam setiap kegiatannya, sebagaimana ketentuan dalam metode kepramukaan yang salah satu poinnya menghendaki kegiatan berkelompok, bekerja sama, dan berkompetisi satuan pramuka siaga diorganisasikan dalam kelompok-kelompok secara berjenjang.
Satuan terkecilnya dinamakan Barung yang terdiri atas 5 s.d 10 orang siaga. barung ini diberi nama dengan nama warna semisal Barung Merah, Barung Hijau, dan lain-lain. Barung sendiri dipimpin oleh seorang Pemimpin Barung (yang disingkat Pinrung) dan dibantu oleh Wakil Pemimpin Barung ( Wapinrung ). Penggunaan istilah barung mengacu pada kata barung-barung yang memiliki arti (1) teratak; gubuk; pondok; (2) rumah kecil (untuk berkedai); warung (Kamus Besar Bahas Indonesia)

Empat barung kemudian dikelompokkan dalam satuan yang dinamakan Perindukan. Perindukan dipimpin oleh seorang Pimpinan Barung Utama atau yang biasa disebutsebagai Sulung. Sulung ini dipilih secara bergiliran dari masing-masing Pinrung yang adadi perindukan tersebut. Perindukan ini dibimbing oleh seorang Pembina Pramuka Siaga yang biasa dipanggil dengan sebutan Yahda ( putra ) dan Bunda ( putri ). Selain itu juga dibantu oleh dua orang Pembantu Pembina Siaga yang dipanggil Pakcik ( putra ) dan Bucik ( putri ).

Materi Latihan Siaga
  • Area Pengembangan Spiritual, meliputi :

  1. Pramuka Siaga Mula : mengenal aturan agama yang dianutnya dan agama serta budaya lain.
  2. Pramuka Siaga Bantu : memahami aturan aturan agama yang dianutnya dan toleransi terhadap penganut agama dan budaya lain.
  3. Pramuka Siaga Tata : melaksanakan aturan-aturan agama yang dianutnya dan menghormati penganut agama dan budaya lain.

  • Area Pengembangan Emosional, meliputi :

  1. Pramuka Siaga Mula : mengenal Dwisatya dan Dwidarma.
  2. Pramuka Siaga Bantu : memahami Dwisatya dan Dwidarma.
  3. Pramuka Siaga Tata : mengamalkan Dwisatya dan Dwidarma.

  • Area Pengembangan Sosial, meliputi :
  1. Pramuka Siaga Mula : mengenal anggota keluarga, teman dalam satu barung, dan mengenal teman dalam satu Perindukan.
  2. Pramuka Siaga Bantu : mengenal lingkungan serta mengetahui aturan-aturan sosial yang berlaku di lingkungannya.
  3. Pramuka Siaga Tata : Taat terhadap peraturan-peraturan sosial yang berlakudi lingkungannya serta melaksanakan tugas yang diberikan dengan penuhtanggung jawab serta mengetahui wawasan kebangsaan.
  • Area Pengembangan Intelektual, meliputi :
  1. Pramuka Siaga Mula : mengenal pengetahuan, teknologi dan keterampilan kepramukaan.
  2. Pramuka Siaga Bantu : dapat melaksanakan pengetahuan teknologi danketerampilan kepramukaan serta dapat memanfaatkannya.
  3. Pramuka Siaga Tata : dapat menceritakan pengetahuan dan teknologi sertaketerampilan kepramukaan yang dimilikinya dalam barung dan perindukan.
  • Area Pengembangan Fisik, meliputi :
  1. Pramuka Siaga Mula : mengenal organ tubuh, gerakan dasar olah raga,kebersihan dan kesehatan.
  2. Pramuka Siaga Bantu : memahami fungsi organ tubuh, gerakan dasar olahraga, kebersihan dan kesehatan.
  3. Pramuka Siaga Tata : membiasakan hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan, berolah raga secara teratur dengan mematuhi aturannya, minumcukup dan makan dengan menu gizi seimbang.
Materi-materi latihan untuk pramuka siaga sebagaimana dikelompokkan dalam 5 area pengembangan tersebut telah disusun dalam Syarat Kecakapan Umum Pramuka Siaga untuk masing-masing tingkatan SKU. Sehingga, bagi peserta didik ( pramuka siaga ) maupun pembina pramuka siaga ( Yanda dan Bunda ) dalam menjalankan latihan siaga, bisa mengacu pada mataeri-materi sebagaimana point-point dalam SKU.


Post a Comment for "Pengorganisasian Pramuka Siaga dan Materi Latihan Siaga"