Move On Yang Roboh


Move On Yang Roboh


sudah 2 tahun lebih ku bisa move on tentang cinta, saat itu aku tak  mengenal namanya cinta. saat itu yang aku fikirkan hanya sahabat dan keluarga.
namun denga seiringnya waktu hati ini tak mampu untuk menhan cinta. mulai saat itu aku mengenal seseorang , saat ku mengenal dia aku pun bercanda tawa saat bertemu hingga pipinya memerah dan terakdang kepalanya menunduk.
aku pun selalu melihati dia meski dia tidak tau, terkadang temen temennya mengetahui saat aku memandangi dia. setelah beberapa waktu kita selalu bertemu selalu bercanda tawa aku pun selalu muali bertanya dari dirinya mengenal labih.
saat aku duduk bersama dia ku mulai bertanya tentang hubungan dia, saat dia menjawab rasanya ada sedikit keraguan iya bercerita, namun aku pun cuma mendengarkan berbicaranya dan meliaht iya berbicara.
dengan seiringnya waku aku pun mulai jatuh cinta sama dia, namun entah persaan dia seperti aku apa tidak aku pun juga tidak tau.
saat ku pulang kerumah dan di rumah ku terkadang membayangkan dia, entah tak tau kenapa iya selalu menglilingi keplaku dan perasaan ku saat itu.
waku pun berjalan saat itu  aku bertemu dengan dia di dalam ruangan.  di saat itu aku mulai memberanikan diriku untuk mengatakan perasaan ku kepadanya.  saat aku mengatakan " Kamu Mau Enagak Jadi Pacar Aku " iya pun terdiam, menundukan kepala dan ingin pergi dari tempat, namun saat itu aku pegang tanggan dia. Aku mencoba berbicara sama dia tentang persaat ku yang tulus. ketika aku menjelaskan panjang lebar,  iya pun bingung  saat aku mengucpkan tentang perasaan ku kepada dirinya.
saat itupun iya berfikir lama untuk membalas jawaban ku. di saaat itu ku menjelaskan aku sungguuh mencintai kamu dari lubuk hati ku. saat selang beberapa menit iya pun menganggukan kepalanya.  Saat itu aku bertanya gimana jawabnya, iya selalu menganggukan kepalanya. dia ingin pergi dari tempat itu namun ku menhanya, aku perlu jawabnmu aku pun berkata " Aku Akan menrima Jawabnmu Appun Itu " setelah itu dia pun mengucapkan " IYA " dengan menjawab dia dengan keadan ragu. namun meski dengan iya menjawab ragu akupun trasa senang.
saat itulah hubungan aku sama dia berjalan kita pun selalu berkomunikasi, selalu bertanya keadaan satu sama lain, kita saat bertemua sealu lihat lihatn, berbicara dan gitu deh yah.
namun dengan seiringnya waktu aku pun dekat dengan seseorang cewek itu pun temennya. saat  itu aku berkomuniasi sama temenya, namun dari salah satu temenya pun meminjam hapnya dan iya pun membuka inboknya yang inbokanya dari diri ku, setah itu temenya  membicarakan kalau aku ada hubungan sama dia. padahal aku sama dia hanya kaka adek, gak ada hub apa apa kecuali kaka dan adek. pada saat itulah iya menyangka ada hubngan kusus sama temnya itu. aku pun selalu menjelaskannya sama dia namun iya pun gak pernah percaya.
saat itupun aku sama dia aku jarang berkomunikasi saat bertemu jarang  berbicara, namun saat itu pun aku memendangi dia memeprhatikan dia meski dia tidak tau.
mulai saat itu lah hubungan kita mulai gak ada komunikasi lagi, namun saat itu aku hanya mencintai dia dari lubuk hatiku meski iya gak percaya sama aku. setelah itu dia terkadang cuwek sama aku dan ketika melihat aku dia membuang wajah dan kepalanya di tundukna ke bawah.
ketika waktu itu hubungan tak ada kabar namun gak ada kata kata putus dari kita, aku pun terkadang sms dia gak pernah di balas aku pun terasa sakit hati. namun iya lebih mendengarkan omongan orang lain, aku pun hanya diyama saja meski aku sudah menjelaskan banyak lebar iya pun juga gak percaya. setelah itu aku pun juga tidak pernah sms dia aku sadar " memang aku yang salah  maaf ".
setelah itu aku gek pernah tau kabar dia, namun dengan seiringnya waktu berjalan sebenarnya aku juga tidak percaya iya punya pacar lain. sesaat aku buka Facebook iya pun Updat Setatus menulis nama pacarnya di bawah. saat itu aku percaya kalwa aku di sisnya dia sudah ada penggantinya, sesaat aku membaca itu ku pun ber doa " Ya Tuhan Ikhlaskanlah, Biala Iya Bahagiya Sama Orang Lain Aku Ikhlas Ya Tuhan ".
saat aku bertemu sama diya pun aku cuma diyem. aku pun berbicara kepada diriku " Ya Tuhan Aku Pasti Kuat Melihat Diya Terkadang Sakit ".  setalah itu aku bertemu dia cuma diyem.


#Bahagiyakanlah_Orang_yang_Kamu_Sayangi_Sebelum_Iya_Meninggalkanmu.  :) :) :)
22 Agustus 2014 Jam 14.45 Kelas 2B Thanks. 

0 Comments:

Post a Comment